Beranda

RESEARCH

Monthly Highlight

26 November 2020

Early Bird 26 November 2020

Kesempatan Kumpulkan Saham Jika IHSG Terkoreksi!! Setelah DJIA naik selama 2 hari sebesar +782.76 poin (+2.66%) dan nencapai level tertinggi sepanjang sejarah dilevel 30,000 akhirnya semalam DJIA terkoreksi sebesar -0.58% dengan volume perdagangan cukup rendah seiring mengecewakannya data tingkat tenaga kerja dan mengantisipasi libur Thanks Giving. Sentimen negatif jyga datang dari turunnya EIDO sebesar -0.67% & turunnya harga Gold -0.06% & Nikel -1.05%. Dilain pihak, sentimen positif datang dari berlanjut ya penguatan harga beberapa komoditas seperti: Oil +2.18%, Coal +0.73%, Timah +0.31% & CPO +0.78% berpotensi menjadi sentimen positif pendorong naik saham dibawah komoditas tersebut diantaranya: MBAP, ADRO, PTBA, ITMG, UNTR, TINS, MEDC, ELSA, AALI & LSIP.

 

IHSG kami perkirakan bergerak pada 5,628 - 5,717 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah BBNI MBAP MAPI UNTR BRIS WIKA ITMG SMGR CTRA JSKY

 

Mayoritas bursa saham di developed economies bergerak melemah. Bursa saham benua kuning bergerak bervariasi pada perdagangan rabu kemarin. Indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar +0.54%,lalu Indeks Shanghai ditutup menguat +0.31% dan Indeks Kospi ditutup melemah -0.62%. Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar -0.58% di level 29,872 hal ini sejalan dengan pelemahan S&P 500 sebesar -0.16%. Wall Street ditutup melemah dikarenakan rilis data tenaga kerja yang tidak memuaskan yakni terjadi kenaikan jumlah klaim tunjangan pengagguran AS dari 730,000 menjadi 778,000 ditambah melambatnya konsumsi rumah tangga pada bulan oktober sebesar 0.5% dibanding September sebesar 1.2%. Dari pasar komoditi, harga Minyak Mentah WTI Crude Oil menguat +1.78% harga Nickel melemah -1.13% dan harga CPO menguat +0.93%

 

Pada perdagangan 25 November IHSG ditutup melemah sebesar -0.38% kelevel 5,679 Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa AS yang ditutup melemah membawa kabar negatif untuk hari ini, selain itu dari perkembangan kasus Covid-19 yang terus meningkat dan dari pendistribusian vaksin yang dinilai agak rumit menambah kabar negatif lainnya.

 

Back Download PDF
Copyright © 2022 MNC Sekuritas. All Right Reserved. A Member of MNC Group