RESEARCH

Daily Highlight

04 September 2019

Fundamental Analysis 04 September 2019

Dampak naiknya suhu perang dagang AS-China dan kontraksi data aktivitas manufaktur AS pada Agustus, untuk pertama kalinya sejak 2016 mendorong turun DJIA -1.08%, Crude Oil  -2.19% & CPO -2.76%. Dilain pihak, harga beberapa komoditas justru melanjutkan kenaikan diantaranya: Gold +1.77%, Timah +0.92% serta Coal +2.23%, sehingga investor dapat tetap fokus trading atas saham-saham berbasis ketiga komoditas tersebut yakni MDKA, ANTM, TINS, ADRO & HRUM.  Selain saham berbasis logam emas, timah serta coal, Rabu ini kami merekomendasikan untuk trading atas saham-saham di Sektor Retail, Properti, Bank, Rokok & Infrastruktur. IHSG kami perkirakan bergerak pada 6,214 - 6,306. Adapun saham – saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah MDKA BRPT ADRO ACES APLN BNLI HRUM PGAS HMSP SSIA.

Mayoritas bursa saham di developed economies bergerak melemah. Bursa saham benua kuning bergerak bervariatif pada perdagangan akhir kemarin. Indeks Nikkei ditutup menguat sebesar +0.02%, diikuti oleh Indeks Shanghai menguat sebesar +0.21%, namun Indeks Hang Seng dan Indeks Kospi melemah masing-masing sebesar –0.39% dan –0.18%. Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar –1.08% ke level 26,118,  pelemahan tersebut seiring dengan pelemahan pada S&P 500 (-0.69%). Wall Street ditutup melemah sejalan dengan  pemberlakuan tarif baru AS-China yang diperparah dengan gugatan China terhadap AS ke World Trade Organization (WTO). Pelemahan Wall Street juga terjadi ditengah rilis data PMI Manufaktur AS bulan Agustus sebesar 49.1 poin atau lebih rendah dari konsensus sebesar 51.1 poin yang menandai kontraksi untuk pertama kalinya sejak Jan-16. Selain itu, pelaku pasar semakin dikhawatirkan dengan krisis politik Uni Eropa dan Inggris dimana poundsterling mendekati level terlemah dalam 34 tahun pada perdagangan kemarin. Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI  melemah  -2.11% ke USD 53.94 per barel.

Pada perdagangan 3 September, IHSG ditutup melemah sebesar –0.46% kelevel 6,262. Sejalan dengan hal tersebut investor portofolio membukukan net sell sebesar IDR 399 Miliar.

 

Back Download PDF