RESEARCH

Daily Highlight

06 September 2019

Fundamental Analysis 06 September 2019

Euforia akan kembali bertemunya AS dan China untuk membicarakan perdagangan (Trade Talk) di bulan Oktober serta tajamnya kenaikan yield obligasi AS tenor 10 tahun sebesar 7.29% kembali mendorong naik DJIA +1.41%. Naiknya DJIA ditambah menguatnya EIDO +0.80%, Timah +1.18%, Oil +0.34%, Coal +0.83% serta penguatan Bursa Asia pagi ini berpotensi menjadi katalis untuk IHSG yang diperkirakan akan melanjutkan penguatannya Kamis ini. Seiring dengan penguatan harga Timah, Oil & Coal, investor dapat tetap fokus trading atas saham-saham berbasis komoditas tersebut, diantaranya: TINS, ADRO, INDY & DOID. Selain itu, Jumat ini kami merekomendasikan untuk trading atas saham-saham di Sektor Infrastruktur, Bank, Konstruksi, Kimia dan Properti.  IHSG kami perkirakan bergerak pada 6,253 - 6,345. Adapun saham – saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah TINS ADRO TBIG SSIA BNLI ESSA INDY WIKA BBTN CPIN.

Mayoritas bursa saham di developed economies bergerak menguat. Bursa saham benua kuning bergerak menguat pada perdagangan akhir kemarin. Indeks Nikkei ditutup menguat sebesar +2.12%, diikuti oleh Indeks Shanghai dan Indeks Kospi masing-masing menguat sebesar +0.96% dan +0.82%, namun Indeks Hang melemah tipis sebesar –0.03%. Sementara itu, Dow Jones ditutup menguat sebesar +1.41% ke level 26,728 seiring dengan penguatan pada S&P 500 sebesar +1.30%. Wall Street ditutup menguat sejalan dengan  optimisme pelaku pasar  akan potensi dilanjutkannya dialog dagang AS-China di Washington pada awal Oktober yang sebelumnya akan didahului dialog level deputi  pada pertengahan September.  Penguatan di Wall Street juga terjadi ditengah rilis data PMI sektor jasa AS mencapai level 56.4 poin atau melampaui konsesus 54 poin dan rilis data ketenagakerjaan AS  yang menunjukkan gaji pegawai swasta di AS pada bulan Agustus tumbuh dengan laju tercepat dalam empat bulan terakhir (sejak April 2019). Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI  menguat  +0.07% ke USD 56.3 per barel.

Pada perdagangan 5 September, IHSG ditutup menguat sebesar +0.59% kelevel 6,307, namun investor portofolio membukukan net sell sebesar IDR 87 Miliar.  Penguatan IHSG terjadi seiring dengan penguatan mayoritas bursa saham regional.

Back Download PDF