RESEARCH

Daily Highlight

07 Agustus 2019

Fundamental Analysis 07 Agustus 2019

Setelah DJIA turun selama 4 hari berturut-turut sebesar -1480 poin (-5.44%), akhirnya DJIA semalam rebound +1.21% diikuti kenaikan harga komoditas Gold +0.73%, Nikel +0.71% & Timah +0.90% dimana faktor diatas, penguatan EIDO +0.58%, menjadi katalis untuk perdagangan di Bursa Indonesia Rabu ini setelah selama 4 hari IHSG turun -271 poin (-4.24%). Dilain pihak, jatuhnya harga Crude Oil -2.78%, Coal -1.23%, indeks Nikkei -0.46% serta indeks Hangseng Futures turun -0.31% menjadi faktor pemberat bagi perdagangan hari ini. Mengetahui faktor-faktor diatas, IHSG berpotensi untuk rebound tipis dalam perdagangan Rabu ini, untuk itu kami merekomendasikan untuk trading atas saham-saham di Sektor Logam, Properti, Telko, Konstruksi, Bank & Infrastruktur. IHSG kami perkirakan bergerak pada 6,080 - 6,171. Adapun saham – saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah ANTM MDKA DMAS SMRA CTRA WEGE BEST BNLI ADHI TLKM.

Mayoritas bursa saham di developed economies bergerak melemah. Bursa saham benua kuning bergerak melemah pada perdagangan akhir kemarin. Indeks Nikkei ditutup melemah sebesar –0.65%, Indeks Hang Seng melemah sebesar –0.67%, diikuti oleh Indeks Shanghai dan Indeks Kospi yang masing-masing melemah sebesar –1.56% dan –1.51%. Sementara itu, Dow Jones ditutup menguat sebesar +1.21% ke level 26,030,  penguatan tersebut seiring dengan penguatan pada S&P 500 (+1.30%). Wall Street ditutup menguat sejalan dengan meredanya kekhawatiran pelaku pasar akan risiko perang mata uang (currency war) dimana Bank Sentral China (People Bank of China) menetapkan nilai tengah kurs yuan sebesar CNY 6,9683/US$ lebih kuat dibandingkan penutupan pasar spot hari Senin (5/7/2019) sebesar CNY 7,0458/US$ yang merupakan paling lemah sejak 2008. Selain itu, eskalasi perang dagang AS-China kembali mereda seiring dengan keinginan Trump untuk melanjutkan dialog dagang dan membuka kemungkinan untuk memberi ruang pada pelonggaran bea impor produk China setelah sebelumnya ada rencana pengenaan bea masuk baru sebesar 10% bagi produk China senilai US$ 300 miliar mulai 1 September 2019 dan dapat dinaikkan lagi hingga menjadi lebih dari 25%. Sentimen lainnya yang perlu diperhatikan yaitu potensi No Deal Brexit semakin meningkat seiring dengan hasil pertemuan antara diplomat senior Inggris dan Uni Eropa di Brussels  belum mencapai kesepakatan.  Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI  melemah –1.94% ke USD 53.63 per barel.

Pada perdagangan 6 Agustus, IHSG ditutup  melemah sebesar –0.91% kelevel 6,119. Sejalan dengan hal tersebut investor portofolio membukukan net sell sebesar IDR 2.07 Triliun. Adapun sentimen dalam negeri yang perlu diperhatikan hari ini, yaitu rilis posisi cadangan devisa Indonesia bulan Juli .

Back Download PDF