RESEARCH

Daily Highlight

08 Agustus 2019

Fundamental Analysis 08 Agustus 2019

Penguatan DJIA tidak berlanjut menyusul semalam DJIA kembali ditutup turun tipis -0.09% (setelah dalam day trade sempat turun tajam -600 poin kemudian membaik seiring melambatnya kejatuhan yield obligasi AS tenor 10 tahun) khawatir terpapar dampak Trade dan Currency war ditengah kejatuhan harga WTI Crude Oil -2.15%, Coal -0.44% & Timah -1.64%. Dilain pihak, menguatnya EIDO +2.61% serta naiknya harga Gold +1.80%, Nikel +3.32% menjadi katalis IHSG untuk menguat dalam perdagangan Kamis ini. Mengetahui IHSG berpotensi berlanjut menguat dalam perdagangan Kamis ini, kami merekomendasikan untuk trading atas saham-saham di Sektor Telko, Logam, Bank, Properti & Infrastruktur. IHSG kami perkirakan bergerak pada 6,161 - 6,254. Adapun saham – saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah ISAT ANTM BNLI EXCL SRTG TLKM HRUM BBRI PWON TOWR.

Mayoritas bursa saham di developed economies bergerak bervariatif. Bursa saham benua kuning bergerak melemah pada perdagangan akhir kemarin. Indeks Nikkei ditutup melemah sebesar –0.33%, diikuti oleh Indeks Shanghai dan Indeks Kospi yang masing-masing melemah sebesar –0.32% dan –0.41%, namun Indeks Hang Seng menguat sebesar +0.08%. Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar –0.09% ke level 26,007,  namun S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup menguat masing-masing sebesar +0.08% dan +0.41%. Wall Street ditutup bervariatif sejalan dengan optimisme pelaku pasar akan tercapainya damai dagang AS-China walaupun masih jauh seiring dengan pernyataan Trump yang masih terbuka untuk menandatangani kesepakatan dagang dengan China. Di lain pihak, eskalasi perang dagang dikhawatirkan pelaku pasar akan melebar dipicu upaya China yang  sengaja mendevaluasi mata uang yuan tiga hari berturut-turut untuk mendorong ekspor. Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI  melemah –4.79% ke USD 51.09 per barel. Pelemahan tersebut didorong oleh risiko perlambatan ekonomi akibat perang dagang dan kenaikan stok minyak mentah di AS yang melonjak 2,4 juta barel, berbeda dengan konsensus yang memprediksi penurunan sebesar 2,8 juga barel.

Pada perdagangan 07 Agustus, IHSG ditutup  menguat sebesar +1.38% kelevel 6,204 seiring dengan rilis data cadangan devisa Indonesia Juli 2019 senilai US$ 125,9 miliar atau naik US$ 2,1 miliar dari bulan sebelumnya. Sejalan dengan hal tersebut investor portofolio membukukan net sell sebesar IDR  216 Miliar. Sentimen yang memengaruhi pergerakan bursa lokal hari ini, diantaranya rilis data Survei Penjualan Eceran (SPE) periode Juni 2019 pada hari ini dan rilis data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II-2019 yang diumumkan besok (8/8/2019).

Back Download PDF