Beranda

RESEARCH

Daily Highlight

01 November 2019

Fundamental Analysis 1 November 2019

Kombinasi jatuhnya DJIA sebesar -0.52%, Oil -1.6%, Nikel -0.60%, Timah -1.32% serta EIDO -2.73% menjadi faktor negatif bagi  turunnya IHSG dalam perdagangan di hari Jumat. Kejatuhan Bursa Asia pagi ini seperti Nikkei -0.60%, STI -0.60% dan Indeks Hangseng yang juga diperkirakan menambah beban bagi kejatuhan IHSG dihari Jumat ini. Mengetahui IHSG berpeluang turun, kami merekomendasikan untuk trading harian atas saham di sektor Konsumer, Investasi, Telko, Properti, TI, Konstruksi dan Coal untuk perdagangan dihari Jumat ini. IHSG kami perkirakan bergerak pada range 6,183 - 6,276 Adapun saham – saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah PZZA ISAT SRTG NFCX DMAS PPRE MCAS ADRO HOKI EXCL.

Mayoritas bursa saham di developed economies bergerak melemah. Bursa saham benua kuning bergerak menguat pada perdagangan akhir kemarin. Indeks Nikkei ditutup menguat sebesar +0.37%, diikuti oleh Indeks Hang Seng dan Indeks Kospi menguat sebesar +0.90% dan +0.15%, namun Indeks Shanghai melemah sebesar -0.35%. Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar -0.52% ke level 27,046, pelemahan tersebut seiring dengan pelemahan pada S&P 500 (-9.21%). Wall Street ditutup melemah sejalan dengan memudarnya optimisme pelaku pasar akan finalisasi kesepakatan dagang AS-China ditengah keraguan pihak China terkait kesepakatan damai dagang hanya akan bersikap sementara. Sebagai pemberat, saham Boeing dan Caterpillar mencatatkan penurunan sebesar -1.8%. Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI  melemah -1.6% ke USD 54.18 per barel. Pelemahan tersebut terjadi ditengah perlambatan aktifitas pabrik di China menandai perlambatan 6 bulan berturut-turut, seiring dengan perlambatan aktifitas sektor jasa yang merupakan pertumbuhan terlambat sejak Februari 2016.

Pada perdagangan 31 Oktober, IHSG ditutup melemah sebesar -1.07% kelevel 6,228. Sejalan dengan hal tersebut, investor asing tercatat melakukan aksi net sell dengan nilai mencapai Rp 599 miliar. Pelemahan tersebut seiring dengan  aksi profit taking setelah penguatan indeks selama 3 hari beruntun. Sentimen lainnya yang dapat memengaruhi pergerakan pasar hari ini, yaitu penantian rilis data inflasi per Okt-19 yang akan diumumkan BPS hari ini.

Back Download PDF
Copyright © 2019 MNC Sekuritas. All Right Reserved.