RESEARCH

RESEARCH

28 Desember 2018

Fundamental Analysis 28 Desember 2018

Kekhawatiran akan shutdown government sempat membawa DJIA turun tajam -611 poin diawal perdagangan tetapi ditengah likuiditas market yang mulai menipis DJIA berbalik arah dan ditutup menguat +260.4 poin (+1.14%), pembalikan arah terbesar dalam 1 hari perdagangan sebesar 871 poin sejak tahun 2010. Akan tetapi kembali jatuhnya Crude Oil -2.43%, Nikel -1.79% dan EIDO -0.08% yang ternyata tidak mengikuti penutupan tajam di BEI Kamis serta kejatuhan Bursa Regional Jumat pagi sedikit menghambat eforia Window Dressing yang sedang di Bursa Indonesia yang kami perkirakan berpeluang menguat dan ditutup diatas level 6200 diakhir perdagangan tahun 2018, yang sebenarnya sudah kami perkirakan didalam Market Outlook 2018 yang kami buat diawal tahun 2018. Saham sektor kontruksi, properti, semen dan beberapa saham perbankan yang harganya lagging berpeluang terjadi Window Dressing Jumat ini.

PT Mark Dynamics Indonesia (MARK). Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split). Persetujuan pemegang saham ini membuat nilai nominal saham Perseroan yang tadinya Rp 100 per saham akan dipecah dengan rasio 1 : 5.

BUY: UNVR, MARK, ACES, BBNI, BBRI, BMRI, BBTN, ICBP, ASII, SMRA, BSDE, SMGR, JSMR, CPIN, JPFA, GOOD, INKP, TKIM.

 

Download PDF