RESEARCH

RESEARCH

03 Desember 2018

Fundamental Analysis 03 Desember 2018

Rencana memperlambat kanaikan FFR serta apresiasi Rupiah menjadi katalis IHSG menguat selama seminggu lalu. Dengan kenaikan tersebut, selama bulan November IHSG menguat cukup tajam +3.77% terlebih investor asing membukukan Net Buy selama bulan lalu sebesar Rp 7.82 triliun. Untuk perdagangan diawal Desember, IHSG kami perkirakan akan MENGUAT seiring penundaan pemberlakuan kenaikan tarif dari 10% menjadi 25% oleh AS terhadap barang produk China hingga 90 hari kedepan menyusul akan kembalinya berlanjutnya pembicaraan antara AS & China ditengah kenaikan DJIA +0.79%.

PT Adhi Karya (ADHI). Perseroan menganggarkan belanja modal Rp4 triliun hingga Rp5 triliun pada 2019 sejalan dengan sejumlah rencana ekspansi yang disiapkan oleh perseroan. Dilain pihak, di akhir November 2018, Adhi Karya berhasil memenangkan kontrak pembangunan jalan tol Aceh-Singkil senilai Rp 7,6 triliun, pembangunan Pelabuhan Patimban paket 2 sebesar Rp 147,6 miliar, revitalisasi Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta senilai Rp 800 miliar, preservasi jalan nasional Pandaan-Malang Rp 202 miliar, dan pembangunan enam ruas tol dalam kota Jakarta Rp 1,4 triliun. Dengan pencapaian tersebut ditambah dengan kontrak dengan penawaran terendah yang sudah ditangan mereka maka perseroan yakin bisa bukukan kontrak baru Rp 25 triliun tahun ini.

BUY:  MARK, ACES, ICBP, ADHI, ASII, WIKA, WSKT, BSDE, BRPT, UNVR, ITMG, JSMR, SRIL, CPIN, INDF, MEDC.

 

Download PDF