33333fundamental-analysis-05-maret-2019fundamental-analysis-0
RESEARCH

MNCS Daily Scope Wave

05 Maret 2019

Fundamental Analysis 05 Maret 2019

Di tengah volatilitas relatif tinggi di tengah uncertainty risk yang tinggi. Sebagai leading indicator, MSCI index menguat +0.14% sementara EIDO melemah tipis -0.04%. Di samping itu, kekhawatiran pada perlambatan pada aktivitas ekonomi China berlanjut setelah Pemerintah China menurunkan proyeksi pertumbuhan PDB dan mengumumkan pemotongan pajak. Akibatnya, net capital outflow diperkirakan berlanjut, IHSG kemungkinan sideways dengan supp-resist: 6,462-6,537. Namun demikian, harga minyak mentah berlanjut menguat setelah Pemerintah Rusia berencana mempercepat pengurangan produksi minyak mentah. Ada peluang gain di sektor pertambangan. Adapun, saham-saham yang direkomendasikan, seperti: ADRO, PGAS, NFCX, WIIM, dan BBTN.

Volatilitas relatif tinggi di tengah uncertainty risk yang tinggi. Bursa saham di developed economies ditutup melemah, setelah menguat pada akhir pekan lalu. Dow melemah -0.79% ke 25,819 dan diikuti oleh penurunan pada S&P 500 (-0.39%). Saham-saham dari Boeing dan Cisco masing-masing turun -1.80 dan 0.49%. Bursa saham Wall Street melemah setelah salah satu indikator ekonomi US menunjukkan penurunan. Construction spending US lebih buruk dibandingkan market consensus. Adapun, FTSE 100 berlanjut menguat +0.39% sementara DAX melemah tipis -0.08%. Di samping itu, harga minyak mentah WTI berlanjut menguat +0.75% di tengah Rusia berencana mempercepat pengurangan produksi minyak mentah.

Bursa saham domestik melemah di tengah bursa saham di emerging market economies Asia ditutup variatif. Shanghai menguat +1.12% sementara KLCI melemah -0.40%. IHSG melemah -0.18% ke 6,488. Investor portofolio asing berlanjut membukukan net sell IDR -545.36 miliar, mengikuti net sell 2-hari. Penurunan pada IHSG tertekan oleh penurunan pada sektor: infrastructure (-0.79%) dan finance (-0.60%). Adapun, saham-saham yang menjadi lagging movers, seperti: TLKM, HMSP, MAYA, BMRI, dan ASII.

 

Back Download PDF