RESEARCH

RESEARCH

11 April 2019

Fundamental Analysis 11 April 2019

FOMC minutes untuk Mar19 mengungkapkan bahwa policy maker di The Fed tidak berharap untuk membuat perubahan pada kebijakan suku bunga pada tahun ini. Begitu juga, ECB tetap mempertahankan suku bunga acuan di level rekor terendahnya. Ini merupakan katalis positif terhadap bursa saham terutama di emerging market economies. Pada perdagangan 11Apr, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan supp-resist: 6,426-6,521 dan saham-saham yang direkomendasikan, seperti: ACES, BRPT, PTPP, ADRO, dan SMRA. Sebagai katalis negatif, peningkatan pada persediaan minyak mentah di US berpotensi menyebabkan penurunan pada harga minyak mentah dalam jangka pendek .

Mayoritas bursa saham di developed economies ditutup variatif. Setelah melemah 2-hari berturut-turut, Dow menguat tipis +0.03% ke 26,157, diikuti oleh penguatan pada S&P 500 (+0.35%). Sebagai pendorong, saham Cisco dan Caterpillar masing-masing menguat signifikan +1.16 dan 0.87%.  Penguatan tersebut dipengaruhi oleh The Fed memberikan sinyal bahwa cenderung dovish sepanjang tahun ini. Adapun, FTSE 100 melemah tipis -0.05% sementara DAX menguat +0.47%, di tengah ECB tetap mempertahankan suku bunga acuan di level rekor terendahnya. Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI menguat +0.56% ke USD 64.34 per barel, di tengah persediaan minyak mentah di US berlanjut meningkat.

Pada perdagangan 10Apr, sesuai ekspektasi, IHSG melemah tipis -0.09% ke 6,478, di tengah mayoritas bursa saham emerging market economies ditutup variatif, dimana Shanghai menguat tipis +0.07% sementara Nifty index melemah -0.59%. Sebagai pemberat, sektor agriculture turun signifikan -0.71%; property (-0.54%); dan infrastructure (-0.38%). Saham-saham yang menjadi lagging movers, seperti: BMRI, GGRM, CPIN, KAEF, dan TLKM. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh job openings di US jauh lebih rendah dibandingkan dengan market consensus dan IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global ke level terendah sejak krisis keuangan. Adapun, investor portofolio asing membukukan net buy IDR +342.88 miliar, net buy 6-hari berturut-turut.

 

Download PDF