RESEARCH

Company Update

12 Juni 2019

Fundamental Analysis 12 Juni 2019

Setelah DJIA menguat 6 hari berturut-turut sekitar +1247 poin (+5.02%), sangat wajar jika DJIA mengalami koreksi tipis sebesar -0.05% didorong peluang besar akan turunnya FFR dan pembatalan penerapan bea masuk impor Meksiko & AS. Lebih lanjut, harga komoditas juga mengalami rebound seperti Nikel +2.37%, Coal +0.88% & CPO +0.75%. Merujuk katalis diatas ditambah EIDO yang juga menguat +0.62%, Rupiah yang melanjutkan apresiasinya serta investor asing yang terus membukukan akumulasi BUY maka menjadi vitamin tambahan untuk IHSG yang kami perkirakan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas dalam perdagangan Rabu. Mengetahui situasi diatas, untuk Rabu ini kami mengusulkan investor untuk fokus di sektor Properti, Konstruksi, Logam, Infrastruktur, Retail dan Konsumer dan waspadai aksi profit taking saham sektor Telco. IHSG kami perkirakan bergerak pada range 6,253 - 6,346. Adapun saham – saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah SSIA TINS BEST ANTM ERAA.

Mayoritas bursa saham di developed economies ditutup menguat. Bursa saham benua kuning bergerak menguat pada perdagangan akhir kemarin. Indeks Nikkei ditutup menguat sebesar +0.33%, Indeks Hang Seng menguat +0.76%, indeks Shangai naik +2.58% diikuti dengan indeks Kospi +0.59%. Sementara itu, Wall Street ditutup melemah pada perdagangan semalam. Indeks Dow Jones melemah sebesar –0.05% di level 26,048 setelah 6 hari berturut-turut mengalami penguatan, diikuti oleh indeks S&P 500 yang ditutup melemah –0.03% dan Nasdaq Composite melemah -0,01% di akhir perdagangan. Pelaku pasar nampak masih under confidence dikarenakan sentimen positif dari penundaan pengenaan bea impor Amerika Serikat (AS) terhadap Meksiko dan harapan The Fed akan menurunkan bunga acuannya yang masih menjadi katalis positif penguatan di mayoritas bursa saham. Ekspektasi penurunan suku bunga acuan pada Juli telah mencapai 78% , sedangkan 97,1% yakin akan ada penurunan pada Desember menurut FedWatch. Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI menguat +0.02% ke USD 53.27 per barel.

Pada perdagangan 11 Juni, IHSG ditutup menguat sebesar +0.26% kelevel 6,306. Sejalan dengan hal tersebut investor portofolio membukukan net buy sebesar IDR 241 Miliar.

Back Download PDF