RESEARCH

Company Update

15 April 2019

Fundamental Analysis 15 April 2019

Sebagai leading indicator, MSCI index dan EIDO masing-masing menguat +0.73 dan 0.23%, seiring dengan penguatan pada mayoritas bursa saham di developed economies. Quarterly earnings report lebih baik dibandingkan ekspektasi. Pada perdagangan 15Apr, menjelang pemilu, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan supp-resist: 6,363-6,446 dan saham-saham yang direkomendasikan, seperti: PWON, BRPT, WSBP, HMSP, dan BBTN. Sebagai tambahan informasi, investor portofolio wait and see balance of trade dan loan growth Indonesia.

Mayoritas bursa saham di developed economies ditutup menguat. Dow menguat +1.03% ke 26,412, penguatan tertinggi sejak 02Apr dan diikuti oleh penguatan pada S&P 500 (+0.66%). Sebagai pendorong, saham Dow dan JPMorgan masing-masing menguat signifikan +6.21 dan 4.69%. Penguatan ini terutama dipengaruhi oleh quarterly earnings report lebih baik dibandingkan ekspektasi. Begitu juga, FTSE 100 dan DAX masing-masing menguat +0.26 dan 0.54%. Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI menguat +0.49% ke USD 63.89 per barel.

Pada perdagangan 12Apr, IHSG berlanjut melemah -0.07% ke 6,405, penurunan 3-hari berturut-turut dan di tengah mayoritas bursa saham di emerging market economies ditutup variatif. Investor portofolio masih cenderung khawatir terhadap perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitics. Ditambah lagi, penurunan tajam pada harga minyak mentah seiring dengan peningkatan pada persediaan minyak mentah di US. Sebagai pemberat, sektor basic industry turun tajam -1.38% dan miscellaneous (-1.00%). Saham-saham yang menjadi lagging movers, seperti: CPIN, TLKM, SMGR, BMRI, dan ASII. Setelah net buy 7-hari, investor portofolio asing membukukan net sell IDR -1.05 triliun.

Back Download PDF