RESEARCH

Company Update

25 Juni 2019

Fundamental Analysis 25 Juni 2019

Minimnya sentimen positif dari dalam negeri ditengah stagnannya DJIA dan EIDO menjadikan kondisi IHSG diperkirakan tidak akan jauh berbeda dengan kondisi perdagangan di hari Selasa kecuali datang dari sektor tambang logam menyusul penguatan yang terjadi atas harga nikel, timah dan emas. Mengetahui situasi diatas, untuk Selasa ini kami mengusulkan investor untuk fokus di Sektor Retail, Basic Industry, Tambang Logam, Rokok, Properti & Konsumer. IHSG kami perkirakan bergerak pada range 6,238 - 6,331. Adapun saham – saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah ERAA HOKI ESSA WIIM APLN MDKA BEST INCO PTPP ACES.

Mayoritas bursa saham di developed economies ditutup bervariatif. Bursa saham benua kuning bergerak menguat pada perdagangan akhir kemarin. Indeks Nikkei ditutup menguat sebesar +0.13%, Indeks Hang Seng menguat sebesar +0.14%, indeks Shangai menguat +0.21% diikuti dengan indeks Kospi +0.03%. Sementara itu, Wall Street ditutup bervariatif . Indeks Dow Jones menguat sebesar +0.03% di level 26,728, namun indeks S&P 500 ditutup melemah –0.17% di level 2,945 diikuti Nasdaq Composite melemah –0.32%. Wall Street ditutup bervariatif sejalan dengan harapan eskalasi perang dagang akan mereda dengan pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di KTT G20 di Jepang pada 28-29 Juni. Ditengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global akibat sanksi baru yang dikenakan Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei  dan petinggi Iran lainnya yang membekukan aset-aset Iran senilai miliaran dolar setelah enam kapal tanker minyak diserang bulan lalu dan pesawat mata-mata tanpa awak (drone) AS dihancurkan oleh pasukan Iran di Selat Hormuz, persediaan minyak mentah AS WTI Crude Oil menguat +0.82% ke USD 57.9 per barel

Pada perdagangan 24 Juni, IHSG ditutup melemah sebesar –0.43% kelevel 6,288. Sejalan dengan hal tersebut investor portofolio membukukan net sell sebesar IDR 101 Miliar.

Back Download PDF