RESEARCH

Company Update

31 Mei 2019

Fundamental Analysis 31 Mei 2019

Mitos "Sell in May and Go Away" ditahun 2019 akan semakin jelas terlihat. Harapan IHSG awalnya akan menguat pupus alias sirna sudah nenyusul jatuhnya Bursa Asia pagi ini setelah release data China PMI bulan Mei berada dilevel 49.4, dibawah forecast 49.9 dan dibawah data bulan April dilevel 50.1. Tidak hanya itu, perjalanan IHSG akan berat Jumat ini menyusul jatuhnya Dow Futures saat ini sekitar -170 poin setelah Presiden Trump mengenakan kenaikan tarif 5% atas seluruh import barang dari Meksiko yang masuk ke AS. Kejatuhan IHSG juga nampak didepan mata seiring tajamnya kejatuhan harga komoditas energi dan logam. Dilain pihak, saham sektor Properti, Konstruksi, Infrastruktur dan Perbankan menjadi pilihan untuk perdagangan Jumat ini. IHSG kami perkirakan bergerak pada range 6,055 - 6,146. Adapun saham – saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah ACES TOWR PWON WIKA SMRA.

Mayoritas bursa saham di developed economies ditutup menguat. Bursa saham benua kuning bergerak melemah pada perdagangan akhir kemarin. Indeks Nikkei ditutup melemah sebesar -0.29%, Indeks Shanghai melemah sebesar –0.31%, diikuti dengan indeks Kospi +0.26%. Sementara itu, Wall Street ditutup menguat semalam. Indeks Dow Jones menguat sebesar +0.17% ke level 25.169 , indeks S&P 500 yang ditutup menguat +0.21%, dan diikuti indeks Nasdaq Composite yang menguat sebesar +0.27%. Pelaku pasar masih underconfidence dikarenakan dalam perkembangan terbaru, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana pengenaan bea masuk sebesar 5% terhadap seluruh impor dari Meksiko. Alasan pengenaan bea impor itu adalah terus masuknya imigran ilegal dari Meksiko ke wilayah AS. Selain itu, sentimen negatif juga datang dari China yang menyatakan akan membatasi ekspor mineral langka, yang banyak dipakai di industri pertahanan dan teknologi AS. Sebagai akibatnya, saham-saham produsen chip kian mengalami pelemahan diantaranya yaitu Saham Micron Technology mengalami perlemahan -1% sedangkan Nvidia melemah sebesar -1,5%.  Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI berlanjut melemah –3.77% ke USD 56.59 per barel.

Pada perdagangan 29 Mei, IHSG ditutup menguat sebesar +1.18% kelevel 6,014.

Back Download PDF