Beranda

RESEARCH

Company Update

16 Januari 2019

MNC Morning Navigator 160119

Global Market Highlight

DJIA pada Selasa (15/01) menguat 155,75 poin (+0,65%) setelah mengalami koreksi 2 hari berturut-turut didorong oleh Netflix, Amazon, Apple, dan Alphabet. Penolakan proposal Brexit oleh Theressa May yang melemahkan posisi Inggris di UE, berpotensi mendorong mosi tidak percaya oleh parlemen. Beberapa hal yang berpotensi mempengaruhi laju indeks hari ini antara lain: 1) Stimulus ekonomi oleh pemerintahan China, 2) Penguatan harga komoditas (minyak, CPO, logam), 3) Rencana pertemuan Korea Utara dengan Amerika Serikat di Washington minggu ini. 

Domestic Updates

Rilis utang luar negeri Indonesia per November 2018 mengalami kenaikan 7% YoY menjadi USD327,9 miliar yang didorong oleh penerbitan SBN domestik. Adapun pasar keuangan domestik menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur BI pada 16-17 Januari. Harga timah mencapai level tertinggi sejak Agustus 2018 sehingga berpotensi positif terhadap TINS.

Company News

  •         MEDC diminta meningkatkan penawaran harga terkait rencana akuisisi saham Ophir Energy dari semula 48,50 pence per saham atau £340 juta untuk 707 juta saham. Ophir Energy menilai penawaran harga tersebut tidak sesuai dengan nilai perusahaan tersebut. MEDC memiliki jangka waktu hingga 28 Januari 2019 untuk mengajukan kembali penawaran harga yang baru.
  •        MAPI pada FY19E Perseroan menyiapkan belanja modal sebesar Rp800 miliar dari kas internal untuk menambah gerai sekitar 200 gerai atau seluas 60.000 meter persegi (m2).  Adapun jenis dan toko yang akan ditambah areanya beragam berupa gerai olahraga, fashion hingga Food & Beverages (F&B). Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 15% pada FY19E.
  •        PTBA menargetkan penjualan batu bara mencapai 24 juta-26 juta ton dan merencanakan ekspor pada tahun ini mencapai 12 juta ton dengan kombinasi batu bara kalori medium dan kalori tinggi pada FY19E. Strategi penjualan PTBA tahun ini yaitu memasarkan batu bara ke dalam dan luar negeri dengan porsi 60% : 40%.

IHSG Update

IHSG meningkat73 poin (+1.15%) di tengah investor asing yang masih mencatatkan net buy sebesar Rp1,90triliun.Selain itu, nilai tukar rupiah tertekan di level Rp14.125 akibat kekhawatiran investor akan perlambatan ekonomi China. Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan berada pada rentang 6.320-6.480 di tengah sentimen positif dari stimulus ekonomi China, penguatan harga komoditas walaupun dibatasi oleh ketidakpastian Brexit.Today’s Recommendation_: WIIM, ASII, DMAS, BBRI.

 

Back Download PDF
Copyright © 2021 MNC Sekuritas. All Right Reserved. A Member of MNC Group