RESEARCH

Company Update

17 Mei 2019

MNC Morning Navigator 170519

Global Market Highlight

DJIA menguat 214 poin (+0,84%) pada perdagangan Kamis (16/05) diikuti penguatan indeks S&P 500 (+0,89%) dan Nasdaq Composite (+0,97%) setelah rilisnya laporan keuangan emiten yang lebih baik dari estimasi konsensus seperti Walmart dan Cisco. Selain itu, rilisnya data ekonomi AS yang membaik membuat saham perbankan ikut mendorong penguatan indeks di mana pembangunan rumah baru meningkat 5,7% MoM pada Apr-19 dan initial jobless claim menurun 16.000 menjadi 212.000 (vs konsensus 220.000). Hari ini pasar menanti beberapa rilis data seperti: 1) Rilis data tingkat inflasi Eurozone per Apr-10; 2) Rilis Indeks Sentimen Konsumen AS per Apr-19 versi Universitas Michigan.

Domestic Updates

1) Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) Mei 2019 memutuskan untuk menahan suku bunga di level 6%; 2) Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2019 berada di bawah titik tengah pada kisaran 5,2% sejalan dengan perkembangan ekonomi global yang melambat serta ketidakpastian pasar keuangan yang kembali meningkat. Kondisi tersebut terlihat dari kondisi pertumbuhan ekonomi 1Q19 yang hanya bertumbuh 5,07%.

Company News

  1. MICEmencatatkan kenaikan penjualan 21,24% YoY pada 1Q19 menjadi Rp181,49 miliar. Laba bersih perusahaan tercatat menurun 22,06% YoY menjadi Rp4,52 miliar. Penurunan laba bersih perusahaan disebabkan oleh beban promosi yang meningkat hingga 72% YoY. MICE menargetkan pertumbuhan pendapatan 20%-30% YoY pada FY19E. MICE juga berencana meluncurkan produk Barry M. Kaila pada 2Q19. (Kontan)
  2. SCMAmenargetkan pertumbuhan _top line_ dan _bottom line_ masing-masing sebesar 8% dan 10% YoY pada FY19E. Pada FY19E, SCMA akan menganggarkan belanja modal sebesar Rp580 miliar dengan rincian sebesar Rp200 miliar digunakan untuk pembangunan proyek baru dan  pembangunan infrastruktur di Jawa Timur, sementara itu sisanya untuk merenovasi fasilitas yang ada dengan pendanaan berasal dari kas internal. (Market Bisnis)
  3. ADHI mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp3,9 triliun hingga Apr-19. Realisasi perolehan kontrak baru didominasi oleh Pembangunan Proyek Transit Oriented Development (TOD) milik PT Adhi Commuter Properti (Rp415,0 miliar) dan Renovasi Gedung Karya Kementerian Perhubungan (Rp158,1 miliar). Perseroan menyatakan, kontribusi  per lini bisnis meliputi lini bisnis Konstruksi dan Energi sebesar 81,1%, Properti sebesar 18,6% dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya. Sedangkan pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek Gedung sebesar 68,5%, jalan dan jembatan sebesar 2,4%, serta proyek Infrastruktur Lainnya sebesar 29,1%. (IQ Plus)

IHSG Updates

IHSG terkoreksi 85 poin (-1,42%) pada perdagangan Kamis (16/05) diikuti dengan aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp687 miliar. Neraca perdagangan dan transaksi berjalan yang masih mencatatkan defisit menjadi sentimen utama pelemahan indeks di tengah BI yang mempertahankan suku bunga acuan di angka 6%, sesuai dengan ekspektasi pasar. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 5.850-6.050 disaat pasar menantikan rilisnya data penjualan mobil dan motor per Apr-19. Todays recommendation: UNVR, BSDE, PTBA, BNLI.

 

Back Download PDF