Beranda

RESEARCH

Company Update

19 Februari 2019

MNC Morning Navigator 190219

Global Market Highlight

Nikkei225 dibuka melemah Senin (19/02) dengan pelemahan 0,12%dimana bursa Wall Street libur pada Senin kemarin dan mayoritas bursa regional dibuka bervariasi. Sedangkan Departemen Perdagangan AS merekomendasikan Presiden Trump untuk menerapkan bea impor tinggi terhadap mobil dan suku cadang impor yang direspon UE dengan penurunan pembelian kedelai dan gas cair AS apabila Presiden Trump menyetujui rekomendasi tersebut. Hari ini pasar akan berfokus pada keberlanjutan perundingan damai dagang As-China di tengah penantian data Claimant Count Change Inggris bulan Januari.

Domestic Updates

1) Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemkeu) devisa impor rata-rata harian untuk 1.147 barang konsumsi turun menjadi 7,11% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. 2) Sementara, hari ini pasar menanti data pertumbuhan kredit  periode Januari 2019. Pada FY18 pertumbuhan kredit mencapai 12,45%. (Kontan)

Company News

  • ULTJ fokus pada penjualan di dalam negeri, sehingga tidak memasang penjualan ekspor tumbuh tinggi pada 2019. ULTJ memasang target penjualan ekspor sebesar Rp25 miliar pada FY19E atau sama dengan tahun sebelumnya. Hingga kuartal III/2018, penjualan ekspor tercatat Rp19,90 miliar atau berkontribusi 0,45% terhadap total penjualan. ULTJ menargetkan penjualan sebesar Rp5,90 triliun pada FY19E. Adapun, per 30 September 2018, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp4,04 triliun, naik 13,09% YoY. (Bisnis)
  • TOWR melalui entitas anaknya PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) telah menandatangani perjanjian pinjaman senilai JPY3.98 miliar atau sekitar US$508,58 miliar dengan MUFG Bank Ltd. cabang Jakarta. Fasilitas pinjaman tersebut bertujuan membiayai kebutuhan umum Protelindo. Jangka waktu dari pinjaman tersebut yaitu 3 tahun sejak tanggal penandatanganan dengan bunga per tahun dari Tokyo Interbank Offering Rate (Jibor). (Bisnis)
  • WSKT berencana akan menerbitkan surat utang atawa obligasi untuk memperkuat permodalannya di FY19. Perseroan menganggarkan capex sebesar Rp26 triliun. Yang sebagian besar dialokasikan untuk investasi jalan tol. Perseroan akan menggarap lima dari 18 ruas tol yang diperkirakan akan selesai pada FY20F. Total panjang ruas tol yang dibangun oleh Perseroan adalah 1.300 km dimana 468 km telah beroperasi. (BUY, TP: Rp2.120) (Kontan)

IHSG Update

IHSG ditutup menguat 1,70% ke level 6.497,82 pada perdagangan Senin (18/02)sejalan dengan penguatan mayoritas bursa regional Asia dan penguatan nilai tukar pada level Rp14.107. Sementara itu investor asing masih melanjutkan net sell senilai Rp147,02 miliar. Hari ini kami perkirakan IHSG akan berada pada rentang 6.340-6.590 di tengah penantian investor akan pertumbuhan pinjaman secara tahunan. Todays recommendation: ITMG, WSBP, BBTN, ISAT.

 

Back Download PDF
Copyright © 2022 MNC Sekuritas. All Right Reserved. A Member of MNC Group