RESEARCH

MNCS Morning Navigator

09 September 2019

MNCS Morning Navigator 09 September 2019

MNCS Morning Navigator
09 September 2019

Global Market Highlight
DJIA menguat sebesar 69,31 poin (+0,26%) pada perdagangan Jumat (06/09) diikuti penguatan indeks S&P 500 (+0,09%) meskipun Nasdaq Composite terpantau melemah (-0,17%). Pergerakan indeks terjadi di tengah rilisnya data nonfarm payroll AS per Aug-19 yang berada dibawah ekspektasi dimana hanya bertumbuh 130.000, setelah sebelumnya diekspektasikan bertumbuh 150.000. Data tersebut menandakan perlambatan bulanan ketiga berturut-turut dalam pertumbuhan pekerjaan. Disisi lain, rencana negosiasi AS dan China pada Okt-19 menuju ke arah yang lebih positif. Hari ini pasar akan menanti beberapa rilis data: 1) US Consumer Credit per Jul-19; 2) China New Yuan Loans per Aug-19.

Domestic Update
Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia senilai USD126,4 miliar pada Aug-19. Angka ini meningkat sebesar USD500 juta dibandingkan pada Jul-19 yang mencapai USD125,9 miliar. Peningkatan ini dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas dan valas lainnya serta nilai tukar rupiah yang relatif stabil di kisaran Rp14.200/USD sepanjang Aug-19. Selain itu, BI menyebutkan bahwa posisi cadangan devisa setara dengan 7,4 bulan impor atau 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah yang berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Company News

  1. BEEF merencanakan penerbitan obligasi sebesar Rp350 miliar di 1Q20F. Dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi sejumlah aset untuk memperbesar bisnis penggemukan sapi dan kapasitas produksi pabrik pengolahan. Sedangkan, dana hasil IPO senilai Rp123,8 miliar telah digunakan oleh perseroan sepenuhnya melalui pembelian sapi hidup dan daging baik lokal maupun impor, investasi perluasan kandang dan penambahan fasilitas produksi baru di Pabrik Subang dan Salatiga. (Market Bisnis)
  2. EAST mencatatkan pendapatan sebesar Rp40,1 miliar yang meningkat 20,02% YoY pada 8M19. Laba operasional juga meningkat sebesar 44,99% YoY menjadi Rp20 miliar dan gross profit margin sebesar 50,05% di 8M19. Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan tingkat hunian dari segmen korporasi yang berkontribusi sebesar 40%, pemerintah sebesar 26% dan leisure sebesar 34%. (Kontan)
  3. KRAS sedang mengajukan perjanjian restruktrurisasi hutang sebesar USD2,2 miliar kepada 10 bank dan lembaga pembiayaan. KRAS berharap perjanjian dapat disetujui di Sep-19, karena KRAS juga memiliki pinjaman jangka pendek yang akan jatuh tempo di Sep-19 dengan nilai USD205,87 juta. (Market Bisnis)

IHSG Update
IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0,03% pada perdagangan Jumat (06/09) meskipun aksi jual bersih investor asing mencapai Rp353,94 miliar. Penguatan IHSG terjadi sejalan dengan penguatan mayoritas bursa regional yang berharap pada pertemuan positif AS-China dan membaiknya data cadangan devisa. Sementara itu, Rupiah kembali menguat terhadap USD dilevel Rp14.101. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.250-6.360 di tengah penantian pasar akan data penjualan ritel per Jul-19. Todays recommendation: MEDC, ACES, BMRI, BSDE.

Event Calendar
Ex Dividend Date : TGKA

Disclaimer On

Back Download PDF