RESEARCH

MNCS Morning Navigator

10 September 2019

MNCS Morning Navigator 10 September 2019

MNCS Morning Navigator
10 September 2019

Global Market Highlight
DJIA meningkat sebesar 0,14% pada perdagangan Senin (09/09) meskipun indeks S&P 500 dan Nasdaq terkoreksi masing-masing sebesar -0,01% dan -0,19%. Pergerakan indeks terjadi setelah tensi perang dagang AS-China mereda. Di sisi lain, pelaku pasar menahan diri setelah bursa saham mencatat penguatan solid pada pekan lalu. Menjelang ECB meeting pada pekan ini pasar akan menantikan beberapa rilis data antara lain: 1) Data persediaan minyak mentah AS; 2) China New Yuan Loans per Aug-19; 3) China CPI per Aug-19.

Domestic Update
DPR menyetujui nilai belanja negara 2020 sebesar Rp2.540 triliun dalam kesepakatan sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Angka ini meningkat sebesar Rp11,6 triliun dari persetujuan sebelumnya di Rp2.528 triliun. Subsidi energi disepakati sebesar Rp125,3 triliun, turun Rp12,1 triliun dari RAPBN 2020 dimana subsidi BBM dan LPG 3 kg dipangkas Rp4,7 triliun sementara subsidi listrik dipangkas Rp7,4 triliun.

Company News

  1. PTRO melakukan restrukturisasi internal dengan menjual asetnya senilai USD3,79 juta atau setara dengan Rp54,57 miliar. Transaksi ini dilakukan dengan PT Pusat Sarana Baruna sebagai anak perusahaan PTRO dengan kepemilikkan 99,99%. Hal ini dilakukan perseroan guna meningkatkan keberlangsungan usaha secara jangka panjang. (Kontan)
  2. MAPI menargetkan pembukan 10-15 gerai Digimap setiap tahunnya. Ekspansi ini dilakukan oleh perseroan untuk memperkuat segmen lifestyle yang menjadi fokus utamanya. Hingga saat ini, Digimap memiliki 18 gerai yang ada di lima kota, yaitu: Jabodetabek, Surabaya, Bali, Bandung dan Medan serta memiliki platform online dengan nama Digimap.co.id. (Market Bisnis)
  3. CLAY menyetujui rencana alokasi dana hasil IPO. Dari IPO, CLAY mendapatkan dana sebesar Rp93,6 miliar, sebesar 84% dari dana tersebut akan digunakan untuk pembelian tanah seluas 8.500 m2 di Pontianak, Kalimantan Barat dan sisanya digunakan untuk modal kerja. CLAY juga berencana untuk membangun rumah sakit di sebagian asset lahan milik perusahaan. (Market Bisnis)

IHSG Update
IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0,27% pada perdagangan Senin (09/09) meskipun diikuti aksi jual bersih investor asing mencapai Rp81,16 miliar. Penguatan IHSG terjadi sejalan dengan penguatan pasar ekuitas global setelah bank central China menurunkan rasio cadangan perbankan untuk menopang ekonomi yang tertekan akibat perang dagang. Sementara itu, Rupiah kembali menguat terhadap USD dilevel Rp14.035. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.270-6.400 di tengah penantian pasar akan data penjualan ritel per Aug-19. Todays recommendation: ANTM, ADHI, LSIP, ADRO.


Disclaimer On

Back Download PDF