RESEARCH

MNCS Morning Navigator

12 September 2019

MNCS Morning Navigator 12 September 2019

MNCS Morning Navigator
12 September 2019

Global Market Highlight
DJIA ditutup menguat 0,85% pada Rabu (11/09), diikuti oleh penguatan S&P (0,72%) dan Nasdaq (1,06%). Penguatan DJIA didorong oleh penguatan saham Apple setelah meluncurkan iPhone baru, serta penguatan saham Micron Technology. Selain itu, pasar memprediksikan penurunan FFR bulan ini dimana probabilitas penurunan suku bunga mencapai 91%. Hari ini pasar menanti data: 1) Inflasi Jerman Aug-19; 2) ECB Interest Rate Decision ; 3) US Inflation Rate Aug-19.

Domestic Update
Badan Anggaran DPR RI meningkatkan anggaran pembangunan infrastruktur di FY20F sebesar 4,9% dari realisasi FY19E. Angka ini meningkat dari Rp399,7 triliun di FY19E menjadi Rp419,2 triliun di FY20F yang akan dialokasikan sebesar Rp405,1 triliun untuk infrastruktur ekonomi dan sebesar Rp8,8 triliun untuk infrastruktur sosial. Sementara di FY19E, alokasi untuk infrastruktur ekonomi sebesar Rp384,8 triliun dan infrastruktur sosial sebesar Rp10,2 triliun.

Company News

  1. KAEF berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) sebanyak 1,58 miliar saham seri B. Hal ini dilakukan untuk penambahan modal kerja dan pengembangan usaha perseroan. Akan tetapi, pemerintah tidak mengalokasikan Penyertaan Modal Negara (PMN) terhadap perseroan yang menyebabkan kepemilikannya terdilusi dari 90,03% menjadi 70,13%. (Market Bisnis)
  2. PTBA berencana tidak akan melakukan aktivitas eksplorasi kecuali untuk area yang sudah memperoleh izin hingga 1Q20F. Perseroan saat ini berfokus untuk mengonfirmasi dan mengoptimalisasi perhitungan sumber daya dan cadangan di dalam area yang telah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP). Dalam IUP existing, perseroan telah memiliki sumber daya batu bara sebesar 8,2 miliar ton dan cadangan sebesar 3,3 miliar ton. (Kontan)
  3. AMRT melakukan ekspansi sepanjang 1H19 dengan membuka 165 gerai baru. Ekspansi ini juga akan dilakukan sepanjang 2H19 dengan target 500 gerai baru di FY19E. AMRT telah memiliki 13.679 gerai di seluruh Indonesia di akhir FY18. Belanja modal pada FY19E sebesar Rp 2 triliun yang didapatkan dari internal dan pinjaman bank. (Market Bisnis)

IHSG Update
IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0,71% pada perdagangan Rabu (11/09) yang diikuti dengan aksi beli investor asing mencapai Rp237,89 miliar. Penguatan IHSG terjadi akibat spekulasi investor terhadap pemerintah Hong Kong yang mengumumkan langkah-langkah yang berkaitan dengan kebijakan pertanahan serta penantian akan petemuan kebijakan Federal Reserve US dan Bank Sentral Eropa yang diperkirakan menurunkan suku bunga yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi global. Sementara itu, Rupiah kembali melemah terhadap USD dilevel Rp14.060. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.310-6.450 di tengah penantian pasar akan data neraca perdagangan per Aug-19. Todays recommendation: BBNI, PTPP, UNTR, INTP.

Event Calendar
RUPSLB: MKNT

Disclaimer On

Back Download PDF