Beranda

3 Tips Hindari Investasi Bodong


Banyaknya instrumen investasi yang beredar di pasaran tidak jarang barangkali membuatmu juga ingin mencoba semuanya. Padahal, tentu ada banyak pertimbangan yang harus kamu perhatikan sebelum pada akhirnya memilih investasi.

Tidak salah memang jika pada akhirnya kamu memilih untuk mempercayakan pengelolaan dana investasimu pada satu pihak tertentu, seperti financial planner maupun manajer investasi. Tetapi pastikan kamu memang telah memilih pihak yang tepat dan terpercaya agar kelak kamu dapat menikmati hasil jerih payahmu berinvestasi selama ini. Jangan sampai investasi untuk cari untung, malah buntung kan...

Tentukan Tujuan Utamamu Berinvestasi

Hal terpenting yang paling dasar sebelum kamu mulai berinvestasi adalah dengan menentukan tujuan utamamu dalam berinvestasi. Pikirkanlah tujuan yang memang sesuai dengan kebutuhanmu. Tujuan ini memang sebaiknya kamu putuskan sejak awal sehingga kamu pun dapat menentukan langkah selanjutnya.

Kamu dapat menanyakan pertanyaan-pertanyaan spesifik pada dirimu sendiri sebelum merumuskan tujuan investasi: apakah saya ingin investasi ini untuk jangka panjang? Apakah saya ingin berinvestasi sambil belajar bagaimana cara kerjanya? Apakah cukup bagi saya untuk berinvestasi jangka pendek?

Waspadai Tawaran Imbal Hasil yang Tidak Semestinya

Setiap orang tentu ingin mendapatkan keuntungan dari kegiatannya berinvestasi, tidak terkecuali dengan kamu. Namun, kamu sebaiknya tetap bersikap bijaksana dalam memilih investasi tertentu. Alih-alih bersemangat, kamu sebaiknya justru menaruh curiga pada investasi yang menawarkan imbal hasil bernilai fantastis dan sangat besar, seperti keuntungan 5% dalam sebulan atau akumulasi 40-50% keuntungan dalam setahun.

Jumlah tersebut sangat besar, sehingga ada baiknya kamu meneliti ulang bagaimana investasi yang ditawarkan tersebut bisa menghasilkan keuntungan yang sangat besar. Kamu perlu mencermati bagaimana cara kerjanya serta bagaimana pada akhirnya keuntungan tersebut bisa kamu dapatkan.

Perhatikan Status Hukum

Sebelum memilih untuk berinvestasi di satu badan tertentu, ada baiknya kamu memperhatikan legalitas atau kekuatan/ pengakuan hukum dari pihak berwenang. Perusahaan yang memiliki legalitas yang baik tentu akan menjamin hak-hak investor dengan baik pula. Jika sewaktu-waktu ditemukan masalah dalam kegiatan investasi yang sedang berlangsung, kamu selaku nasabah akan merasa tetap aman jika memiliki perlindungan hukum atas dana yang tertanam di sana.

Jika perusahaan tersebut berbasis keuangan, sudah tentu Otoritas Jasa Keuangan-lah yang berwenang mengeluarkan legalitas hukum yang berlaku. Pastikan perusahaan yang kamu tuju tersebut memang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebagai investor saham pemula, kamu bisa memilih MNC Sekuritas sebagai perusahaan sekuritas yang memfasilitasi transaksi saham kamu karena MNC Sekuritas merupakan Anggota Bursa Efek Indonesia, terdaftar dan diawasi OJK.

Selain itu, pastikan saat kamu menyetor dana untuk bertransaksi saham, rekening tujuanmu adalah Rekening Dana Nasabah (RDN) atas nama dirimu sendiri sebagai rekening penampungan untuk bertransaksi. Jangan sampai tergiur tawaran keuntungan tertentu dengan menyetorkan modal investasimu ke rekening orang lain!

Jadi, tetaplah berhati-hati sebelum mulai berinvestasi. Kamu bisa memulainya dengan menentukan tujuan utama berinvestasi, waspada terhadap imbal hasil yang sangat besar serta memperhatikan status hukum badan tertentu. Selamat berinvestasi!

 

Copyright © 2020 MNC Sekuritas. All Right Reserved.