Beranda

RESEARCH

Monthly Highlight

30 November 2020

Early Bird 30 November 2020

The Best Week and The Best Month For IDX This Year. Will It Continue??!! Akankan prestasi yang luar bisa yang telah dicetak IHSG selama minggu lalu menguat sebesar +3.80% disertai net buy investor asing sebesar Rp 413.70 miliar sehingga membuat selama bulan November menjadi bulan kenaikan terbesar selama 1 bulan sebesar +12.77% disertai net buy investor asing sebesar Rp 7.26 triliun berlanjut di bulan Desember? Nampaknya penguatan IHSG Senin ini akan berlanjut seiring penguatan DJIA sebesar +0.13% serta EIDO sebesar +1.66%. Sentimen positif juga datang dari berlanjutnya penguatan harga beberapa komoditas seperti: CP0 +3.28%, Nikel +0.88% & Timah +0.77% serta berlanjutnya Net Buy Investor Asing berpotensi menjadi sentimen positif pendorong naik IHSG serta saham dibawah komoditas tersebut diantaranya: AALI, LSIP, INCO & TINS.

 

IHSG kami perkirakan bergerak pada 5,742 - 5,832 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah BRIS MBAP AALI WIKA PGAS PTPP LSIP TBIG TOWR ICBP

 

Mayoritas bursa saham di developed economies bergerak menguat. Bursa saham benua kuning bergerak menguat pada perdagangan jumat kemarin. Indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar +0.28%,lalu Indeks Shanghai dan Indeks Kospi masing-masing ditutup ditutup menguat +1.14% dan +0.29%. Sementara itu, Dow Jones ditutup menguat sebesar +0.13% di level 29,910 hal ini sejalan dengan penguatan S&P 500 sebesar +0.24%. Wall Street ditutup menguat selama sepekan akibat terpilihnya Joe Biden dan kabar vaksin corona yang mencapai level 90% dalam efektivtasnya melawan virus corona hingga sempat menyentuh all time high dari Dow Jones yaitu diatas level 30,000. Dari pasar komoditi, harga Emasmelemah -1.55% harga Nickel menguat +1.12% dan harga CPO menguat +2.49%

 

Pada perdagangan 27 November IHSG ditutup menguat sebesar +0.41% kelevel 5,783 Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa AS yang ditutup menguat membawa kabar positif untuk perdagangan hari ini, selain itu menanti kebijak The Fed yang diperkirakan masih akan tetap melonnggarkan kebijkan moneter nya, terkahir menanti rilis data PMI Manufacturing China yang diperkirakan akan tetap berada diatas level 50 yaitu 51.5 menurut konsensus.

 

Back Download PDF
Copyright © 2022 MNC Sekuritas. All Right Reserved. A Member of MNC Group