Beranda

RESEARCH

Daily Highlight

30 Oktober 2019

Fundamental Analysis 30 Oktober 2019

Faktor jatuhnya EIDO sebesar -0.74%, Oil -0.45%, Gold -0.3%, DJIA 0.07% serta jatuhnya Bursa Asia pagi ini berpotensi menghambat IHSG untuk menguat dalam perdagangan Rabu. Akan tetapi investor tidak perlu khawatir karena naiknya harga komoditas Nikel sebesar +1.51% dan Timah +0.81% berpotensi mendorong saham seperti INCO, ANTM & TINS untuk menguat. Mengetahui IHSG berpeluang mengalami minor profit taking, kami merekomendasikan untuk trading harian atas saham di sektor Logam, Konstruksi, Infrastruktur, TI, Telko, Retail, Farmasi dan Bank untuk perdagangan dihari Rabu ini. IHSG kami perkirakan bergerak pada  6,228 - 6,321. Adapun saham – saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah WIKA PGAS MTDL INCO MAPI KLBF EXCL TLKM ESSA BNLI.

Mayoritas bursa saham di developed economies bergerak melemah. Bursa saham benua kuning bergerak melemah pada perdagangan akhir kemarin. Indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar -0.39%, diikuti oleh Indeks Shanghai dan Indeks Kospi masing-masing melemah sebesar -0.87% dan -0.04%, namun Indeks Nikkei menguat sebesar +0.47%. Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar -0.07% ke level 27,071, pelemahan tersebut seiring dengan pelemahan pada S&P 500 (-0.08%). Wall Street ditutup hampir stagnan dengan koreksi yang terbatas sejalan dengan rilis kinerja keuangan emiten yang dibawah ekspektasi pasar seperti British Petroleum, HSBC, Alphabet  mengimbangi rilis kinerja Merk & Co Inc dan Pfizer Inc yang memuaskan.  Pelemahan juga didorong oleh kekhawatiran pelaku pasar ditengah kabar kesepakatan fase pertama antara Washington dan Beijing mungkin tidak dapat selesai tepat waktu untuk dapat ditanda tangani saat pemimpin kedua negara bertemu di Chile. Penantian pelaku pasar akan pemangkasan suku bunga acuan The Fed pada FOMC meeting yang dimulai hari ini menjadi sentimen lainnya yang memengaruhi pergerakan pasar hari ini. Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI  melemah -0.48% ke USD 55.54 per barel.

Pada perdagangan 29 Oktober, IHSG ditutup menguat sebesar +0.25% kelevel 6,281 meskipun investor asing tercatat melakukan aksi net sell dengan nilai mencapai Rp 534 miliar.  Penguatan terbatas indeks didorong oleh potensi aksi profit taking seiring dengan penantian investor akan laju inflasi bulan Oktober di akhir pekan ini

Back Download PDF
Copyright © 2019 MNC Sekuritas. All Right Reserved.