RESEARCH

RESEARCH

08 November 2018

Fundamental Analysis 08 November 2018

Penguatan tajam DJIA +2.13%, EIDO+2.93%, Coal +1.95%, apresiasi Rupiah atas USD serta penguatan Bursa Asia pagi ini menjadi katalis IHSG kami perkirakan akan melanjutkan kenaikan menguji level 6000 dalam perdagangan Kamis sambil menguji apakah Rupiah masih berlanjut menguat merujuk data Current Account Deficit (CAD) kuartal 3/2018 yang akan dipublish 9 November yang diperkirakan akan lebih lebar ketimbang CAD Q2/2018 sebesar -3.04%.

PT HK Metals Utama Tbk (HKMU). Perseroan pada periode 30 September 2018 mengalami kenaikan penjualan sebesar 73,7% menjadi sekitar Rp608 miliar jika dibandingkan periode 30 September 2017 sekitar Rp350 miliar. HKMU holding sendiri memberikan kontribusi 23,6% atau sekitar Rp143 miliar terhadap penjualan konsolidasian dengan kenaikan sebesar 89,6% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Kontribusi terbesar penjualan konsolidasian berasal dari Entitas Anak PT Hakaru Metalindo Perkasa yang merupakan perusahaan distributor aluminium sebesar 51,5% atau sekitar Rp51,5 miliar dengan kenaikan sebesar 46,5% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Laba komprehensif Perseroan pada periode 30 September 2018 naik 187,4% atau menjadi sekitar Rp53,2 miliar jika dibandingkan dengan periode sebelumnya sekitar Rp18,5 miliar. PT Handal Aluminium Sukses, merupakan perusahaan produksi aluminium di Cirebon, yang baru saja berproduksi pada Oktober 2017 telah memcatatkan penjualan sebesar 11,7% atau sebesar Rp71 miliar dari penjualan konsolidasian.

BUY: WIKA, ADHI, WSKT, PTPP, BSDE, SMRA, MARK, ASII, BBNI, BBRI, UNTR, BRPT, SRIL, PTBS, ADRO, JSMR, TLKM, ITMG.

 

Download PDF