RESEARCH

RESEARCH

15 Maret 2019

Fundamental Analysis 15 Maret 2019

Di tengah uncertainty risk pada geopolitics meningkat seiring dengan parlemen Inggris menyetujui untuk menunda Brexit, bursa saham di developed economies ditutup variatif. Di samping itu, peningkatan pada jobless claims di US lebih tinggi dibandingkan market consensus. Sebagai leading indicator, MSCI index melemah -0.57% sementara EIDO menguat +0.32%. Pada perdagangan 15Mar, IHSG kemungkinan akan bergerak variatif dengan supp-resist: 6,360-6,454 dan saham-saham yang direkomendasikan, seperti: ESSA, MEDC, TKIM, WTON, dan BRPT.

Di tengah peningkatan pada jobless claims di US lebih tinggi dibandingkan market consensus, bursa saham di US ditutup variatif. Dow flat +0.03% semntara S&P 500 melemah tipis -0.09%. Selain itu, di tengah parlemen Inggris menyetujui untuk menunda Brexit, bursa saham di Uni Eropa mayoritas menguat. FTSE 100 dan DAX masing-masing menguat +0.37 dan 0.13%.

Bursa saham domestik berlanjut menguat di tengah bursa saham di emerging market economies Asia ditutup variatif. Shanghai melemah -1.20% sementara KOSPI menguat +0.34%. Adapun, di tengah tekanan net capital outflow masih berlanjut, IHSG kembali menguat +0.56% ke 6,413 sementara investor portofolio asing berlanjut membukukan net sell IDR 313.05 miliar, mengikuti net sell 4-hari berturut-turut. Investor portofolio tampak overconfident akibat penguatan yang berlanjut pada harga minyak mentah, durable goods di US berlanjut meningkat, dan anggota parlemen Inggris mengesampingkan Brexit tanpa kesepakatan. Sektor-sektor yang menguat signifikan, seperti: basic industry (+2.03%) dan miscellaneous (+2.02%). Saham-saham yang menjadi leading movers, seperti: BMRI, BBRI, ASII, CPIN, dan BBNI.

 

Download PDF