RESEARCH

RESEARCH

29 Januari 2019

Fundamental Analysis 29 Januari 2019

Saat ini, investor portofolio khawatir terhadap slowdown economic growth risk, setelah siklus ekonomi China berlanjut terkontraksi. Pada perdagangan 28Jan, bursa saham global turun. Begitu juga, MSCI index dan EIDO masing-masing melemah -1.02 dan 1.50%. Di samping itu, investor portofolio wait and see FOMC meeting yang akan diselenggarakan pada 30-31Jan. Perkiraan hari ini, hal tersebut berpengaruh negatif terhadap bursa saham domestik. IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan dengan menguji supp-resist: 6,441 - 6,538. Adapun, rekomendasi saham-saham hari ini, seperti: MARK, AKRA, PZZA, HRUM, dan JPFA. 

Bursa saham global turun. Dow dan S&P500 masing-masing melemah -0.84 dan 0.78%. Begitu juga, FTSE100 dan DAX index masing-masing melemah -0.53 dan 0.63%. Penurunan tersebut di tengah earning report Caterpillar lebih rendah dibandingkan market consensus dan penurunan pada harga minyak mentah.. Saat ini, investor portofolio khawatir terhadap slowdown economic growth risk, setelah siklus ekonomi China berlanjut terkontraksi. Di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI melemah -3.17% ke USD 51.99 /barrel, dipengaruhi negatif oleh peningkatan pada jumlah pengeboran rig AS.

Bursa saham domestik kembali melemah seiring dengan penurunan pada bursa saham emerging markets Asia. Nifty index dan shanghai masing-masing melemah -1.10 dan 0.18%. Begitu juga, IHSG melemah -0.37% ke 6482, tertekan oleh penurunan pada sektor: property (-1.72%); infrastructure (-1.41%); dan miscellaneous (-0.73%). Saham-saham yang menjadi lagging movers, seperti: TLKM, BMRI, UNVR, ASII, dan POOL. Investor portofolio asing berlanjut membukukan net sell IDR 660.99 miliar, terbesar sejak awal 2019.

 

Download PDF