RESEARCH

Company Update

29 Mei 2019

Fundamental Analysis 29 Mei 2019

Jatuhnya Wall Street semalam mempengaruhi kondisi Bursa Asia yang juga ikut turun Rabu pagi ini ditengah jatuhnya harga komoditas logam seperti: Nikel, Timah, Emas serta turunnya harga komoditas Oil serta sisa 2 hari perdagangan dibulan Mei ini dan setelah itu BEI akan libur cukup panjang menyambut hari Raya Idul Fitri menjadi faktor penekan investor enggan mengambil posisi sehingga IHSG diperkirakan bergerak melemah dalam perdagangan Rabu. Dilain pihak, saham sektor Basic Industri, Coal, Properti dan Konstruksi menjadi pilihan untuk perdagangan Rabu ini. IHSG kami perkirakan bergerak pada range 5,984 – 6,075. Adapun saham – saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah BRPT PTBA DOID MTDL WSBP.

Mayoritas bursa saham di developed economies ditutup melemah. Bursa saham benua kuning bergerak menguat pada perdagangan akhir kemarin. Indeks Nikkei ditutup menguat sebesar +0.37%, Indeks Hang Seng menguat sebesar +0.38%, indeks Shangai turun +0.61% diikuti dengan indeks Kospi +0.23%. Wall Street ditutup melemah pada perdagangan semalam setelah sehari sebelumnya libur untuk merayakan Memorial Day. Indeks Dow Jones melemah sebesar –0.93% diikuti oleh indeks S&P 500 yang ditutup melemah –0.84% dan Nasdaq Composite melemah sebesar –0.39%. Pelaku pasar mendapat sentiment positif setelah adanya prospek tercapainya kesepakatan dagang antara AS dengan Jepang dan Trump memberi sinyal bahwa kesepakatan tersebut akan ditekan pada Agustus. Namun, penguatan Wall Street dibatasi oleh kekhawatiran menjelang rilis data ekonomi penting yakni Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) periode Mei 2019. Mengingat lebih dari setengah perekonomian AS dibentuk oleh konsumsi rumah tangga, kuat-lemahnya angka IKK dapat memberi petunjuk terkait dengan laju perekonomian AS di kuartal-II tahun ini. The Federal Reserve memperkirakan perekonomian AS hanya tumbuh 1,3% pada kuartal II-2019, jauh melambat dibandingkan capaian pada kuartal sebelumnya yang mencapai 3,2%. Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI menguat sebesar +0.87% ke USD 59 per barel. Penguatan disebabkan oleh gangguan pasokan dari hub pengiriman minyak mentah AS di Cushing, Oklahoma akibat banjir di Midwest.

Pada perdagangan 28 Mei, IHSG ditutup melemah sebesar –1.08% kelevel 6,033. pelaku pasar asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp302,73 miliar. 

Back Download PDF