RESEARCH

Company Update

15 Mei 2019

MNC Morning Navigator 150519

Global Market Highlight

DJIA mencatatkan penguatan 0,82% pada perdagangan Selasa (14/05) diikuti penguatan indeks S&P 500 (+0,8%) dan Nasdaq (+1,14%) setelah pasar merespon positif atas kesepakatan AS dan China  untuk melanjutkan diskusi yang relevan pada KTT G20 yang diadakan di akhir Jun-19. Beberapa perusahaan yang sensitif terhadap perdagangan dengan China mendukung penguatan indeks seperti Boeing, Apple dan Caterpillar. Penguatan juga terjadi pada mayoritas bursa Eropa. Hari ini pasar akan menanti rilis data seperti: 1) US Retail Sales per Apr-19; 2) US Crude Oil Inventory; 3) GDP Eurozone 1Q19; 4) China Retail Sales & Industrial Production per Apr-19.

Domestic Updates

Pada 1Q19, Kementerian Keuangan melaporkan dana alokasi umum (DAU) tambahan kepada Pemerintah Daerah baru mencapai Rp151,45 miliar. Adapun, pagu yang ditetapkan pemerintah untuk dana kelurahan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp 3 triliun. Artinya, penyaluran dana kelurahan sepanjang 1Q19 baru mencapai 5,05% dari anggaran yang ditetapkan.

Company News

  1. ITMG mencatatkan pendapatan USD453,02 juta pada 1Q19 atau meningkat 19,77% YoY dari USD378,24 pada 1Q18. Sementara laba kotor menurun 15,70% YoY menjadi USD93,61 juta pada 1Q19. ITMG mencatakan laba bersih USD39,74 juta pada 1Q19 atau melemah 31,64% YoY dengan USD58,13 juta pada 1Q18. (Market Bisnis)
  2. BBNI membagikan dividen senilai Rp3,75 triliun atau 25% dari laba FY18, atau sebesar Rp805 per lembar saham. Dividen pemerintah sebesar 60% yang akan disetorkan ke rekening kas negara. Sementara 75% atau Rp11,26 triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan. (Okezone)
  3. KINO membukukan kenaikan laba mencapai 859,23% YoY menjadi Rp303,98 miliar pada 1Q19. Perseroan memperoleh keuntungan pembelian dalam diskon sebesar Rp264,21 miliar pada 1Q19. Keuntungan ini berasal dari transaksi pembelian saham anak perusahaan Morinaga & Co., Ltd. pada awal Jan-19.  (Market Bisnis)

IHSG Updates

IHSG menurun 64 poin (-1,05%) ke level 6.071 pada akhir perdagangan Selasa (14/05) diikuti oleh aksi jual bersih investor asing mencapai Rp999 miliar dengan sektor industri dasar, manufaktur dan perkebunan menjadi pendorong pelemahan indeks. Kekhawatiran pasar akan pembalasan China atas pengenaan bea cukai terhadap barang AS menjadi pemicu pelemahan IHSG dan mayoritas bursa regional. Selain itu, rupiah terpantau melemah pada level Rp14.438. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.030-6.210 di tengah penantian investor akan data: 1) Neraca Perdagangan per Apr-19; 2) Ekspor-Impor per Apr-19; 3) Penjualan Sepeda Motor per Apr-19. Todays Recommendation: WOOD, JSMR, ANTM, PGAS.

 

Back Download PDF