RESEARCH

MNCS Morning Navigator

06 September 2019

MNCS Morning Navigator 06 September 2019

MNCS Morning Navigator
06 September 2019

Global Market Highlight
DJIA menguat 372 poin (+1,41%) pada perdagangan Kamis (05/09) diikuti penguatan indeks S&P 500 (+1,30%) dan Nasdaq (+1,75%). Penguatan indeks didukung oleh penguatan sektor teknologi setelah AS-China bersepakat untuk melanjutkan dialog dagang pada awal Okt-19. Selain itu rilis data ketenagakerjaan menunjukkan gaji pegawai swasta di AS pada Aug-19 bertumbuh dengan laju tercepat dalam empat bulan terakhir. Disisi lain sektor swasta berhasil menambahkan 195.000 pekerjaan pada bulan Aug-19 (vs cons. 149.000 pekerjaan). Hari ini pelaku pasar akan menanti beberapa rilis data seperti: 1) US Change in Non-farm Payrolls per Aug-19; 2) US Unemployment Rate per Aug-19; 3) Estimasi Laju GDP Eurozone 2Q19.

Domestic Update
Survey BI mengindikasikan optimisme konsumen tetap terjaga dengan Indeks Keyakinan Konsumen per Aug-19 di level 123,1. Angka tersebut tetap menunjukkan terjaganya optimisme konsumen meskipun lebih rendah dibanding angka Jul-19 sebesar 124,8. Optimisme ini ditopang oleh pembelian durable goods yang membaik di level 113,9 di Aug-19 dan ketersediaan lapangan kerja yang meningkat 1,9 poin menjadi 98,5. Kemudian adanya indikasi tekanan harga dalam 6 bulan ke depan yang ditunjukan oleh Indeks Ekspektasi harga yang meningkat 4,9 poin menjadi 174,9.

Company News

  1. SSMS mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp1,49 triliun di 1H19, yang menurun 20,98% YoY dari Rp1,89 triliun di 1H18. SSMS juga mencatatkan rugi bersih sebesar Rp4,47 miliar di 1H19 dari laba sebelumnya Rp351,20 miliar di 1H18, atau menurun 98,72% YoY. Penurunan ini disebabkan oleh beban penjualan yang meningkat 14% menjadi Rp1,07 triliun. (Market Bisnis)
  2. URBN membukukan pendapatan senilai Rp224,27 miliar atau meningkat 331% YoY di 1H19 (vs Rp52,03 miliar di 1H18). Kontribusi terbesar dari pendapatan tersebut berasal dari penjualan apartemen Urban Sky kepada Wijaya Karya Realty senilai Rp203,14 miliar. Selain itu, pendapatan juga diperoleh dari penjualan unit apartemen di Proyek Gateway Park, Urban Signature Ciracas dan Urban Sky. Hal ini berdampak pada laba bersih perseroan yang tercatat sebesar Rp57,2 miliar atau meningkat 226 % di 1H19. (Market Bisnis)
  3. EXCL mempersiapkan pelepasan 4.500 menara akibat perubahan dari arsitektur jaringan menjadi lebih terdistribusi. Sebelumnya, perseroan telah menjual 3.500 menara kepada PT Solusi Tunas Pratama (STP) di FY14 senilai Rp5,6 triliun. Kemudian, perseroan melepas kembali 2.500 menara dan meraih dana Rp3,6 triliun dari anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) yakni PT Profesional Telekomunikasi Indonesia pada FY16. (Market Bisnis)

IHSG Update
IHSG ditutup menguat 37,14 poin (+0,59%) pada perdagangan Kamis (05/09) walaupun diikuti aksi jual investor asing sebesar Rp87,96 miliar. Penguatan IHSG terjadi sejalan dengan penguatan bursa Asia setelah adanya kabar perundingan terbaru antara AS dan China. Sementara itu, Rupiah kembali menguat terhadap USD dilevel Rp14.155. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.270-6.400 di tengah penantian pasar akan data cadangan devisa per Aug-19. Todays recommendation: HMSP, SMBR, CTRA, ASII.

Event Calendar
Cum Dividend Date : TGKA

Disclaimer On

Back Download PDF